Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Rabu, 09 Februari 2011

Soal Sifat Koligatif Larutan

Kerjakan soal-soal berikut ini dengan benar!
  1. Apa yang dimaksud dengan sifat koligatif larutan?
2. Bagaimana pengaruh zat terlarut yang sukar menguap dalam larutan terhadap
tekanan uap pelarut?
3. Tekanan uap jenuh air pada 100 °C adalah 760 mmHg. Berapa tekanan uap jenuh
larutan glukosa 10% pada 100 °C? (Ar C = 12, O = 16, H = 1)
4. Apa yang dimaksud dengan penurunan titik beku larutan?
5.  Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 500 gram air. Tentukan
titik didih larutan itu jika diketahui Kb  air = 0,52 °C!
6.  Larutan 3 gram suatu zat X dalam 100 gram air mendidih pada 100,26 °C. Jika
Kb  air = 0,59 °C, tentukan massa molekul relatif zat X tersebut!
7. Apakah yang dimaksud dengan tekanan osmotik?
8.  Berapa tekanan osmotik larutan sukrosa 0,0010 M pada suhu 25 °C?
9.  Sebutkan kegunaan pengukuran tekanan osmotik!
10.  Supaya air sebanyak 1 ton tidak membeku pada suhu –5 °C, ke dalamnya harus
dilarutkan garam dapur yang jumlahnya tidak boleh kurang dari berapa?
  (Kf air = 1,86 °C, Mr NaCl = 58,5)

7 komentar:

novia mengatakan...

ada soal tentang minyak bumi?

The Princess mengatakan...

penyelesaian untuk nomer 3 bagaimana ya bu?

obat mata herbal mengatakan...

informasi dalam blog ini sungguh sangat kaya akan pengetahua dan wawasan baru ygmungkin blom di dapat di buku pada umumnya.

maymyt rsyp mengatakan...

1.sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut tetapi hanya bergantung pada konsentrasi partikel zat tetlarutnya

maymyt rsyp mengatakan...

2.pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut,apabila kedalam suatu pelarut dilarutkan zat yang tidak mudah menguap,ternyata tekanan uap jenuh larutan menjadi lebih rendah dari pada tekanan uap jenuh pelarut murni
3.jawab:misal berat larutan =100 gram,maka: glukosa (C6H12O6)=10%×100 gram =10 gram =0,056 mol air (H2O)=90%×100 gram =90 gram=5 mol tekanan uap larutan sebanding dengan fraksi mol pelaeut,sehingga: X Air.p°=(0,99)(760 mmHg)=752,4 mmHg
4.semakin tinggi kemolalan maka semakin besar perbedaan penurunan titik beku karena kemolalan sebanding dengan penurunan titik beku

maymyt rsyp mengatakan...

5.jawab:18 gram glukosa=0,1 mol molalitas glukosa =0,1 x=0,2 molal kenaikan titik didih :Td= kd×m=(0,52)(0,2)=0,104°c titik didih larutan : Td larutan = Td Td pelarut =100 0,104=100,104°c
6.dik :M=3 gr
P=100 gr
Tb larutan =100,26°c
kb=0,52°c
dit: Mr...?
∆Tb=Tb larutan -Tb pelarut
∆Tb=100,26-100
=0,26
∆Tb= kb×M
0,26=0,52×(3/Mr×1000/100)
0,26=0,52×(30/Mr)
0,26 Mr = 15,6
Mr=15,6/0,26=60
7.tekanan osmotik adalah tekanan yang dibutuhkan untuk mempertahankan kesetimbangan osmotik antara suatu larutan dan pelarut murninya yang dipisahkan oleh suatu membran yang dapat ditembus hanya oleh pelarut tersebut
8.~>=M.R.T
=0,0010.0,08205.298=0,024 atm
membeku pada suhu-5°c,Tb air -0° c-(-5°c)=5°c
∆Tb= kb M.n= kb.9/mr 1000/p.n
5 =1,86 kg/58,5 1000/1000.2
kg =78,620 kg
Nacl=78,620 g=78,62 kg
jadi supaya 1 ton, air tidak membeku pada -5°c harus dilarutkan garam dapur(Nacl) jumlah tidak boleh kurang dari 78,6 kg sebab bila =78,62 kg maka akan beku

maymyt rsyp mengatakan...

9.kegunaan pengukuran tekanan osmotik untuk menghitung penurunan tekanan uap,kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
10.Gr pelarut =1 ton=1000.000 gram
Tf larutan= -5
∆Tf =5
∆Tf=(gr t/58,5)×(1000/1000.000)
gr t=292500 gram =292,5 kg =0,2925 ton

Poskan Komentar

 
WELCOME TO MY BLOG